Tata Cara Sholat Istisqo
1. Niat sholat istisqo:
* Ushallii sunnatal istisqaa'i rak'ataini imaaman/makmuuman lillaahi ta'aalaa.
Artinya: Aku berniat mengerjakan sholat sunnah istisqa sebanyak dua rakaat, sebagai imam/makmum, karena Allah ta'ala.
2. Takbiratul ihram dan takbir tambahan:
* Imam dan makmum mengangkat tangan takbir seperti biasa, kemudian melanjutkan dengan takbir tambahan sebanyak 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua.
3. Membaca doa iftitah dan surat Al-Fatihah:
* Setelah takbir tambahan, imam membaca doa iftitah dan dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah.
4. Membaca surat Al-A'la pada rakaat pertama dan surat Al-Ghasyiyah pada rakaat kedua:
* Setelah membaca surat Al-Fatihah, imam membaca surat Al-A'la pada rakaat pertama dan surat Al-Ghasyiyah pada rakaat kedua.
5. Ruku', sujud, dan i'tidal seperti biasa.
6. Pada rakaat kedua, setelah i'tidal, imam membaca doa qunut nazilah:
* Allahumma innaa nastafrikaka wa nastaghfiruka wa nas'aluka min khaira haadzihil hadziri wa na'udzu bika min syarrihi. Allahumma inni as'aluka ghaitsan mufidan niran naafi'an thaiban taran bihi wa la tadhru fahu qallan wala katsiran.
Artinya: Ya Allah, kami memohon ampun kepada-Mu dan kami meminta kepada-Mu kebaikan dari hujan ini dan kami berlindung kepada-Mu dari keburukannya. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu hujan yang bermanfaat, yang berguna, yang baik, yang menyuburkan tanaman dengannya dan janganlah Engkau jadikan di dalamnya sedikitpun atau banyakpun yang membahayakan.
7. Setelah membaca doa qunut nazilah, imam melanjutkan sholat seperti biasa hingga salam.
8. Setelah salam, imam menyampaikan khutbah dua kali seperti khutbah sholat Id.
**Waktu pelaksanaan sholat istisqo:**
Sholat istisqo dapat dilaksanakan pada waktu-waktu berikut:
* Ketika terjadi kemarau panjang.
* Ketika terjadi kekeringan yang menyebabkan tanaman rusak.
* Ketika terjadi wabah penyakit yang disebabkan oleh kekeringan.
**Tempat pelaksanaan sholat istisqo:**
Sholat istisqo sebaiknya dilaksanakan di lapangan terbuka. Namun, jika tidak memungkinkan, sholat istisqo dapat dilaksanakan di masjid atau musholla.
**Hukum sholat istisqo:**
Sholat istisqo adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.
Posting Komentar untuk "Tata Cara Sholat Istisqo"